Thursday , 19 May 2022
Home / Bisnis / Tembakau alternatif butuh regulasi proporsional

Tembakau alternatif butuh regulasi proporsional

Indonesia harus mengatur produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik, melalui regulasi yang terpisah dari regulasi rokokJakarta (ANTARA) – Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) sekaligus pengamat hukum dan kebijakan publik, Ariyo Bimmo, menyatakan produk tembakau alternatif perlu diatur dalam regulasi khusus yang proporsional sesuai dengan profil risikonya.

Berdasarkan data Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), jumlah pengguna produk tembakau alternatif di Indonesia diperkirakan mencapai satu juta orang pada Desember 2019. Menurutnya, aturan ini harus berbeda dengan aturan rokok, berdasarkan informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

“Indonesia harus mengatur produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik, melalui regulasi yang terpisah dari regulasi rokok. Pemisahan regulasi perlu dilakukan karena produk tembakau alternatif memiliki kadar zat kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya yang jauh lebih rendah daripada rokok,” kata Bimmo.

Bimmo melanjutkan, sebagai langkah awal, pemerintah perlu mendorong kajian ilmiah dalam negeri yang melibatkan pakar kesehatan, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan adanya kajian ilmiah, publik, terutama perokok dewasa, dapat memperoleh informasi yang akurat dan teruji mengenai produk tembakau alternatif sebagai dasar pembuatan kebijakan.

“Hasil dari kajian ilmiah nantinya dapat menjadi landasan pembuatan regulasi yang proporsional sesuai dengan profil risikonya. Selain itu, bukti dari kajian ilmiah tersebut sekaligus untuk meluruskan pandangan yang keliru terhadap produk tembakau alternatif di masyarakat. Saat ini, masih banyak yang beranggapan bahwa produk tembakau alternatif sama berbahayanya dengan rokok, padahal tidak. Faktanya, produk tersebut memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok,” ujar Bimmo.

Berita Bisnis | Sumber : Tembakau alternatif butuh regulasi proporsional

Check Also

KKP berdayakan perempuan nelayan dengan pelatihan diversifikasi usaha

KKP berdayakan perempuan nelayan dengan pelatihan diversifikasi usaha

Program ini merupakan salah satu prioritas KKP untuk memajukan masyarakat kelautan dan perikanan termasuk di …

Leave a Reply

Your email address will not be published.