Sunday , 3 July 2022
Home / Properti / Pengembang Rumah Subsidi Mulai Sekarat, Apersi Desak Keputusan Penyesuaian Harga Rumah Subsidi Segera Diterbitkan | Property & Bank

Pengembang Rumah Subsidi Mulai Sekarat, Apersi Desak Keputusan Penyesuaian Harga Rumah Subsidi Segera Diterbitkan | Property & Bank

Propertynbank.com – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mendesak agar pemerintah segera menerbitkan surat keputusan penyesuaian harga rumah subsidi. Hal ini karena tidak sebandingnya harga jual yang berlaku saat ini dengan kenaikan bahan bangunan.
“Memang betul, kondisi pengembang sekarang khususnya anggota Apersi yang anggotanya hampir 90% merupakan pengembang yang bergerak di pengembangan rumah subsidi mengalami kesulitan dalam membangun rumah subsidi. Padahal, kami adalah pendukung utama program sejuta rumah,” tegas Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdillah, Senin (13/6).
Diakui Junaidi, sejak bulan April 2022 hingga saat ini pembangunan rumah subsidi mengalami hambatan. Sejumlah faktor menjadi penghambatnya, namun yang paling utama adalah belum adanya kepastian terhadap penyesuaian harga jual rumah subsidi. Sedangkan fakta dilapangan, kata dia, harga bahan bangunan terus melonjak dan membuat pengembang kesulitan untuk membangun rumah.
“Kondisi ini membuat anggota kami tidak siap untuk membangun rumah subsidi karena tingginya harga bahan bangunan, karena harga jual masih belum ada penyesuaian. Belum lagi harga lahan atau tanah yang naiknya sangat tinggi, sehingga kami tidak bisa memproduksi rumah subsidi yang notabene sangat dibutuhkan oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata dia.
Tiga Tahun Belum Penyesuaian Harga Rumah Subsidi
Pada prinsipnya, sambung Junaidi, Apersi tidak bermaksud untuk memperlambat keinginan MBR untuk memiliki rumah, namun kondisi saat ini yang membuat biaya dan pengeluaran pengembang sudah sangat tinggi. Terlebih lagi, diakuinya selama tiga tahun belum pernah dilakukan penyesuaian harga untuk rumah subsidi.
“Jika hanya 1 tahun belum ada kenaikan, mungkin kami bisa memahami dengan kondisi yang ada saat ini salah satunya karena pandemi. Tapi karena penyesuaian harga belum dilakukan sudah selama tiga tahun, maka hal ini tentu menjadi berat dan membuat banyak anggota kami yang mulai sekarat. Oleh karena itu, kami berharap agar keputusan penyesuaian harga rumah subsidi bisa segera disahkan oleh Kementerian Keuangan,” jelas Junaidi.
Lebih lanjut dikatakan Junaidi, hal lain yang juga turut menjadi penghambat pengembang rumah subsidi saat ini adalah masih masalah perijinan. Dia mengakui masih banyak pemerintah daerah yang belum sejalan dengan aturan dari pusat, sehingga tak sedikit anggota Apersi di daerah masih menemui kesulitan dalam mengurus perijinan.
Sementara itu, Wakil ketua Umum Apersi Bidang Perizinan dan Pertanahan Bambang Setiadi menambahkan bahwa kebutuhan terhadap rumah terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, lanjutnya, sejalan dengan janji pemerintah untuk memberikan hunian yang layak bagi warga negaranya yang sesuai dengan Undang-undang Dasar, maka diperlukan keseriusan pemerintah untuk urusan perumahan rakyat.
“Kami memang melihat bahwa program sejuta rumah yang dijalankan oleh pemerintah sudah sangat baik, namun seringkali tidak sejalan antar lembaga yang menanganinya. Hal inilah yang seringkali membuat upaya untuk mencukupi backlog atau kekurangan rumah tiap tahunnya selalu kurang, masih dikisaran 200.000 unit per tahun, atau hanya 20% dari kebutuhan sebesar 14 juta,” tegasnya.
Maka dari itu, kata Bambang, perlu ditingkatkan lagi akselerasi antar lembaga dan pejabat berwenang sehingga dapat mengurangi angka backlog yang ada. Apersi, kata dia, sebagai salah satu stakeholder di perumahan rakyat siap memberikan ataupun menerima masukan atau input dari siapapun, demi keberlangsungan pembangunan rumah untuk MBR.
<p>The post Pengembang Rumah Subsidi Mulai Sekarat, Apersi Desak Keputusan Penyesuaian Harga Rumah Subsidi Segera Diterbitkan first appeared on Property & Bank.</p>

Berita Properti | Sumber : Pengembang Rumah Subsidi Mulai Sekarat, Apersi Desak Keputusan Penyesuaian Harga Rumah Subsidi Segera Diterbitkan | Property & Bank

Check Also

Optimistis Terserap Pasar Purinusa Group Luncurkan 2 Cluster Baru | Property & Bank

Optimistis Terserap Pasar Purinusa Group Luncurkan 2 Cluster Baru | Property & Bank

  Propertynbank : Sukses penjualan Cluster Prima Aryana dalam kurun waktu tiga bulan pada awal tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published.