Thursday , 19 May 2022
Home / Bursa / Minyak anjlok karena kekhawatiran permintaan terkait penyebaran corona

Minyak anjlok karena kekhawatiran permintaan terkait penyebaran corona

Laporan penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran akan kehancuran permintaan.New York (ANTARA) – Harga minyak anjlok hampir empat persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena penyebaran cepat virus corona di negara-negara di luar China menambah kekhawatiran investor tentang dampaknya terhadap permintaan minyak mentah.

Ekuitas global juga memperpanjang kerugian karena kekhawatiran tentang dampak virus meningkat, dengan jumlah kasus melonjak di Iran, Italia dan Korea Selatan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April turun 2,20 dolar AS atau 3,8 persen menjadi ditutup pada 56,30 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Goldman Sachs mengatakan harga komoditas bisa turun tajam sebelum ada rebound di belakang upaya stimulus China.

“Janji stimulus telah membuat pasar komoditas bertindak seperti pasar ekuitas, membangun risiko koreksi tajam,” kata bank dalam sebuah catatan.

Bank of America Global Research mempertahankan perkiraan 2020 untuk harga minyak mentah Brent stabil di 62 dolar AS per barel, mengutip penurunan sukarela dan tidak sukarela dalam pasokan OPEC dan ketahanan pasar terhadap guncangan geopolitik.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah memutuskan untuk meningkatkan kampanye sanksi terhadap sektor minyak Venezuela dan akan lebih agresif dalam menghukum orang dan perusahaan yang melanggarnya, kata utusan AS untuk negara Amerika Latin itu.

Berita Bursa | Sumber : Minyak anjlok karena kekhawatiran permintaan terkait penyebaran corona

Check Also

IHSG ditutup di zona hijau, ditopang akan disahkannya RUU Cipta Kerja

IHSG Rabu ditutup naik, di tengah aksi jual investor asing

…dari sentimen domestik, data PMI dan inflasi menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini mencerminkan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published.