Wednesday , 10 August 2022
Home / Investasi / Inilah, 4 Saham Layak Untuk Disimpan Hingga Akhir 2018

Inilah, 4 Saham Layak Untuk Disimpan Hingga Akhir 2018

Di tengah kondisi pasar yang tidak pasti sepanjang tahun 2018, membuat sebagian investor risau akan hal ini. Tidak salah memang apa yang disampaikan oleh Yuganur Wijanarko, Analis Senior PT. KGI Sekuritas Indonesia.

”Kami melihat pola pergerakan IHSG, walaupun terlihat sideways di grafik mingguan, namun pada grafik bulanan masih berada dalam jalur long term uptrend yang terbentuk sejak 2010.

Menurut pendapat Wijanarko memang cukup beralasan, hal itu dilihat dari membaiknya  fundamental ekonomi Indonesia hingga memasuki akhir 2018. Dimana untuk pergerakan nilai mata uang rupiah terhadap dollar, dari kisaran Rp15.000-an di bulan Oktober 2018. Berangsur menguat hingga memasuki level Rp14.000-an di  bulan Desember 2018.

Begitupula dengan  tren yang terjadi pada pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2018. Prediksi yang menyebutkan bahwa hingga akhir tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5,5 yang berarti sama dengan kondisi yang terjadi pada tahun 2014.

Hal ini cukup memberikan satu pertanda bahwa di sepanjang tahun 2018, kita berhasil mempertahankan kondisi membaiknya iklim ekonomi dan investasi yang ada di Indonesia. Di tengah sentimen perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok yang membuat kondisi pasar global memanas.

Pada akhirnya menjadi hal tersebut menjadi satu dasar, hingga memasuki akhir tahun 2018 dan memasuki awal tahun 2019, investor perlu mempertimbangkan untuk tetap mengoleksi 4 saham yang cukup menarik. Berikut rekomendasi saham menurut Yuganur Wijanarko, Analis Senior PT. KGI Sekuritas Indonesia:

  1. 1. PT Astra International Tbk (ASII), dengan target profit taking di level Rp7.550.
    2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan target profit taking di level Rp4.000.
    3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan target profit taking di level Rp2.500.
    4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan target profit taking di level Rp3.200.

Ke-4 saham diatas, memang berada dalam sektor yang berbeda. Namun jika dilihat dari kinerja yang terjadi disepanjang tahun 2018.Memang ke-4 saham diatas pantas untuk tetap di koleksi hingga awal tahun 2019.

Memang jika dillihat korelasinya dengan fundamental Negara kita, jelas ke-4 saham tersebut terkait secara langsung. Ambil contoh saham PT Astra Internasional Tbk. Ketika ekonomi membaik, maka masyarakat termotivasi untuk bisa memenuhi kebutuhan sekundernya.

Jika kendaraan mobil belum bisa mereka beli, setidaknya kendaraan bermotor dapat mereka rencanakan  untuk di beli. Begitupula dengan saham PT. Telkom Indonesia Tbk, kita tidak menduga perkembangan gaya hidup masyarakat atau yang biasa di kenal dengan generasi millennial tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya gadget.

Dimana salah satu kunci berkembangnya gadget adalah adanya dukungan jaringan telekomunikasi (baik kabel dan non kabel).Perkembangan ini,di prediksi akan terus berkembang hingga memasuki tahun 2019. Sehingga wajar jika pada akhirnya saham Telkom Indonesia, layak tetap di pertahankan hingga tahun 2019 (Irvan Chandra).

 

Check Also

Investors Eyeing China Textile sector 1.32 Trillion

Jakarta (Benchmark News) – Minister of Industry Airlangga Hartanto accompany President Joko Widodo to attend …

Leave a Reply

Your email address will not be published.