Sunday , 22 May 2022
Home / Korporasi / Ini Langkah Krakatau Steel Dongkrak Kinerja Perusahaan

Ini Langkah Krakatau Steel Dongkrak Kinerja Perusahaan

Jakarta (benchmarknews.co) – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menyiapkan beberapa langkah guna meningkatkan kinerja perusahaan.
Direktur Utama Krakatau Steel Tbk Sukandar mengatakan, dalam rangka meningkatkan kinerja, pihaknya akan melakukan beberapa langkah. Yakni meningkatkan daya saing biaya, dengan menyelesaikan pembangunan pabrik Blast Furnance berkapasitas 1,2 juta ton yang akan tuntas pada akhir tahun 2016. Selnjutnya merencanakan pembangunan Coal Fire Steam Boiler 2×80 Megawatt (MW) dan PLTU Batubara 1×150 MW.
Perusahaan baja pelat merah itu juga akan mengembangkan bisnis inti dengan mendirikan pabrik “hit strip mill” (HSM) 2 berkapsitas 1,5 juta ton, pembangunan “push pull pickling line” dan “reversing cold mill” untuk memproduksi baja lembaran dingin. Selain itu, perusahaan juga membangun pabrik baja tulangan dan profil melalui “joint venture”, PT Krakatau Steel Osaka Steel yang berkapasitas 500 ribu ton per tahun, dengan target operasi perdana pada akhir tahun ini.
Langkah berikutnya adalah mengembangkan industri hilir yang bernilai tambah tinggi. Upaya ini direalisasikan melalui “joint venture” PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) guna memproduksi baja lapis galvanis untuk otomotif berkapasitas 500 ribu ton per tahun. Pembangunan ditargetkan selesai pada triwulan III tahun 2017.
“Perseroan juga akan meningkatkan bisnis non baja yang mencakup peningkatan kapasitas pasokan air industri, pengembangan kapasitas bongkar muat pelabuhan, dan menambah lahan industri,” ujar Sukandar di Jakarta, Senin (4/4/).
Dia menambahkan, perseroan secara bertahap akan merestrukturisasi bisnis untuk meningkatkan nilai perusahaan dan mengantisipasi dinamika bisnis di masa depan. Perseroan saat ini melakukan penjajakan bersama  BUMN di bidang pelabuhan untuk melakukan sinergi pengembangan anak perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelabuhan.
Pada tahun buku 2015, PT Krakatau Steel Tbk mencatat kerugian sebesar 320,02 juta dolar AS. Salah satu penyebabnya yakni kelebihan pasokan baja dunia terutama Tiongkok sehingga berdampak pada penurunan harga baja domestik. (mp)

Check Also

PI Canangkan Bangun Satu Hektar Satu Kecamatan

Jakarta – Para pengembang properti yang tergabung dalam Pengembang Indonesia (PI), bertekad akan membangun rumah …

Leave a Reply

Your email address will not be published.