Thursday , 12 May 2022
Home / Bisnis / Ganjar minta pengembangan KSPN Borobudur perhatikan peta kegempaan

Ganjar minta pengembangan KSPN Borobudur perhatikan peta kegempaan

Semarang (ANTARA) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengembangan kawasan startegis pariwisata nasional (KSPN) Candi Borobudur dan pembangunan lainnya di Jawa Tengah mengacu pada peta kegempaan, mengingat provinsi setempat dilintasi sejumlah patahan aktif.

“Kalau kita ingin membangun KSPN di sekitar Borobudur maka peta kegempaan harus diacu. Presiden sudah perintahkan, ilmuwan sudah perintahkan, gambar sudah diberikan,” kata Ganjar saat memberi pengarahan dalam Workshop Penerapan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 dan SNI Bidang Bahan, Struktur dan Konstruksi Bangunan pada Perencanaan Struktur Gedung (Bangunan Tahan Gempa) di Hotel Santika Semarang, Senin.

Ganjar menyebutkan patahan aktif di Jawa Tengah terdapat di beberapa titik, mulai dari wilayah paling barat ada Baribis Kendeng di Brebes dan Pemalang dengan potensi rata-rata pergeseran 4,5 mm per tahun.

“Potensi gempa, ada petanya, tapi dalam sejarahnya ada di titik-titik tadi. Mungkin kalau Pantura bukan itu (gempa) bencananya,” katanya.

Selain itu, Ganjar juga mengingatkan kepada pihak pengembang yang akan mendirikan bangunan agar berorientasi pada peta kegempaan dan jangan memaksakan membangun di daerah yang berbahaya.

“Saya ingin para ‘developer’ kalau membangun sekarang berorientasilah, ikatan arsitek bantulah. Kalau mau bangun dibaca peta geologisnya, peta kegempaannya dibaca,” ujarnya.

Berita Bisnis | Sumber : Ganjar minta pengembangan KSPN Borobudur perhatikan peta kegempaan

Check Also

KKP berdayakan perempuan nelayan dengan pelatihan diversifikasi usaha

KKP berdayakan perempuan nelayan dengan pelatihan diversifikasi usaha

Program ini merupakan salah satu prioritas KKP untuk memajukan masyarakat kelautan dan perikanan termasuk di …

Leave a Reply

Your email address will not be published.