Thursday , 30 June 2022
Home / Finansial / Dolar AS melemah tajam, alami penurunan mingguan terbesar sejak 2009

Dolar AS melemah tajam, alami penurunan mingguan terbesar sejak 2009

Tindakan oleh bank-bank sentral telah berhasil sejauh ini dan kekurangan dolar telah dapat dipenuhiNew York (ANTARA) – Dolar AS mencatat penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari satu dekade pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), ketika triliunan dolar stimulus oleh pemerintah dan bank sentral digelontorkan untuk meredam kejatuhan di pasar global akibat pandemi Virus Corona.

Dolar melonjak pada Maret karena jatuhnya pasar saham dan surat utang menyebabkan perebutan mata uang paling likuid di dunia.

Tetapi janji belanja pemerintah yang besar dan upaya terkoordinasi oleh bank sentral di seluruh dunia untuk meningkatkan pasokan dolar telah mendukung reli dalam mata uang utama lainnya.

Dewan Perwakilan AS pada Jumat (27/3/2020) menyetujui paket bantuan senilai 2,2 triliun dolar AS – yang terbesar dalam sejarah Amerika – untuk membantu warga dan bisnis mengatasi kemerosotan ekonomi yang ditimbulkan oleh wabah Virus Corona.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya melemah 0,87 persen pada Jumat (27/3/2020) menjadi 98,41. Indeks jatuh 3,90 persen minggu ini – penurunan mingguan terbesar sejak Maret 2009.

Indeks dolar pekan lalu telah mengumpulkan kenaikan mingguan terbesar sejak krisis keuangan.

 

Berita Finansial | Sumber : Dolar AS melemah tajam, alami penurunan mingguan terbesar sejak 2009

Check Also

Dolar turun terhadap beberapa mata uang, bitcoin naik ke rekor puncak

Dolar jatuh ke terendah satu minggu saat saham capai rekor tertinggi

New York (ANTARA) – Dolar AS merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata …

Leave a Reply

Your email address will not be published.