Wednesday , 6 July 2022
Home / Keuangan & Perbankan / Alami Tren Positif, Bisnis Ritel Menanti Cuan Jelang Fase Endemi | Property & Bank

Alami Tren Positif, Bisnis Ritel Menanti Cuan Jelang Fase Endemi | Property & Bank

Propertynbank : Selama masa pandemi covid-19, bisnis ritel menjadi salah satu sektor bisnis yang mengalami keterpurukan. Adanya pembatasan kegiatan sosial dan melemahnya daya beli masyarat menambah beban berat pengusaha ritel dalam menjalankan bisnis.
Memasuki tahun ketiga pandemi cobid-19, bisnis ritel mulai menunjukkan tren yang cukup positif. Penurunan angka penularan covid-19, masifnya program vaksinasi menjadi angin segar bagi pelaku bisnis ritel di Indonesia. Keberadaan toko ritel, mulai dari kelas minimarket hingga pusat perbelanjaan mulai menunjukkan tren positif.
Handaka Santosa, CEO Sogo Indonesia mengungkapkan bahwa ini memang suatu kejadian. Jadi kalau dilihat keadaan sudah  mulai membaik, penularan sudah menurun, juga berkurang, sedikit demi sedikit kita juga sudah melepas, pemerintah sudah menetapkan walaupun tetap dengan protokol kesehatan.”kita harapkan kondisi ini semakin membaik sehingga roda ekonomi bisa berjalan dengan normal kembali,” ujarnya  saat bincang-bincang di KoridorTV bersama Indra Utama CEO Journalist Media Network dan Ketua LSP Area Indonesia.
Handaka menambahkan bahwa dalam bisnis ini ada istilah ritel is detail. Pasalnya ritel ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi ritel ini termasuk konsumsi domestik, kalau tinggi pertumbuhan ekonomi, bisnis ini juga akan ikut tumbuh dengan baik.
Selama ini memang pertumbuhan ritel setiap tahun naik, kecuali terjadi pada tahun 98 karena adanya krisis. Tapi sebetulnya ritel itu suatu yang tumbuh terus. Karena income per kapita naik, disitu terjadi yang namanya perputaran uang, sehingga berdampak pada belanja di ritel yang juga akan naik.
“Tetapi memasuki masa pandemi ini, pengusaha ritel tidak bisa bicara. Memasuki tahun 2020, begitu tahun 2021 tidak bisa berbuat banyak, karena sedang dalam ketidakpastian. Dengan kondisi yang saat ini, kita bersyukur ternyata sudah ada tanda-tanda ke arah recovery,” ujar Handaka .
Tren Positif
Sogo sebagai salah satu ritel terbesar, juga terdampak dengan adanya pandemi covid-19 ini. “kita sebagai ritel, tentunya yang paling berat adalah biaya tetap. Ada atau tidak ada penjualan, karyawan harus digaji, biaya-biaya maintenance lainnya. Ditambah lagi tidak ada cash flow masuk,”papar Handaka.
Terkait dengan kebijakan pemerintah mengenai kenaikan pajak dan BBM, Handaka menjelakan, bahwa di masyarakat kita ada ada segmen bawah, menengah dan atas. Tentunya segmen atas ini tidak begitu terasa. Tapi segmen bawah ini yang akan terasa karena incomenya yang terbatas. “Jadi beberapa produk yang ada di departemen store tidak berpengaruh, bahkan bisa dikatakan penjualannya bisa lebih tinggi,” tutupnya.
<p>The post Alami Tren Positif, Bisnis Ritel Menanti Cuan Jelang Fase Endemi first appeared on Property & Bank.</p>

Berita Keuangan & Perbankan | Sumber : Alami Tren Positif, Bisnis Ritel Menanti Cuan Jelang Fase Endemi | Property & Bank

Check Also

Hadir Di Tenggara Jakarta, Synthesis Huis Memiliki Potensi Sunrise Properti | Property & Bank

Hadir Di Tenggara Jakarta, Synthesis Huis Memiliki Potensi Sunrise Properti | Property & Bank

  Propertynbank : Pertumbuhan dan pekembangan properti di Jakarta Timur (Jaktim), dari tahun ke tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published.